23 Desember 2024

Perubahan EKINERJA 2025




Pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah perlu dilakukan pengintegrasian sistem informasi pengelolaan kinerja ASN Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Badan Kepegawaian Negara. Pengintegrasian pengelolaan kinerja ASN tersebut dilakukan untuk mengimplementasikan transformasi manajemen ASN melalui penerapan
digitalisasi manajemen ASN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan untuk mendorong terciptanya birokrasi yang berdampak, lincah, dan cepat pada bidang pendidikan. 
 

Mendikdasmen Terbitkan Surat Edaran Instruksikan Jajaran Terapkan Visi RAMAH, Apa Itu?


Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2024 yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memperkenalkan visi baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan tema "Rumah Pendidikan dan Layanan Publik yang RAMAH." Dalam visi ini, istilah RAMAH menjadi fokus utama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berorientasi pada pelayanan, serta mendukung kemajuan kualitas pembelajaran.

Pokok-Pokok Penjelasan:

  1. Definisi Rumah Pendidikan dan Layanan Publik yang RAMAH:

    • Rumah Pendidikan: Menggambarkan Kemendikdasmen sebagai tempat yang memberikan kenyamanan, rasa aman, dan inspirasi bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat untuk berkembang bersama.
    • Layanan Publik: Menekankan pentingnya pelayanan yang proaktif dan inklusif terhadap kebutuhan masyarakat di sektor pendidikan.
  2. Makna RAMAH: Merupakan akronim sekaligus prinsip yang melandasi implementasi visi ini:

    • R = Responsif: Cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan.
    • A = Amanah: Bertanggung jawab dan dapat dipercaya dalam menjalankan kebijakan pendidikan.
    • M = Melayani: Berorientasi pada pelayanan kepada siswa, pendidik, dan masyarakat dengan sepenuh hati.
    • A = Adil: Memberikan akses pendidikan yang setara tanpa diskriminasi.
    • H = Humanis: Mengedepankan pendekatan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
  3. Tujuan dan Sasaran:

    • Mewujudkan pelayanan pendidikan di tingkat pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) daerah yang lebih inklusif dan ramah terhadap semua kelompok.
    • Meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan.
    • Memberikan dukungan optimal untuk implementasi pendidikan berkualitas dan merdeka belajar.
  4. Implementasi di Lapangan:

    • Tingkat pusat: Penguatan regulasi, pelatihan layanan berbasis digital, dan pembinaan budaya kerja ramah di kementerian.
    • Tingkat UPT Daerah: Optimalisasi layanan di sekolah, pengembangan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi siswa, serta komunikasi terbuka dengan masyarakat setempat.

Dengan visi ini, Mendikdasmen berupaya menciptakan sistem pendidikan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebaikan serta kebermanfaatan untuk semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Surat Edaran Penghapusan Akun belajar.id




Penghapusan akun Belajar.id menjadi perhatian penting bagi pendidik dan siswa. Berdasarkan kebijakan terbaru, akun yang tidak aktif lebih dari 12 bulan akan dihapus secara permanen. Ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan platform. Namun, banyak yang belum menyadari langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah hal ini. Akun Belajar.id tidak hanya sekadar email, tetapi juga kunci untuk mengakses berbagai layanan pembelajaran berbasis teknologi seperti Google Workspace for Education, platform Merdeka Mengajar, dan lainnya. Kehilangan akses dapat berdampak signifikan pada aktivitas belajar mengajar. Dalam artikel ini, kami akan mengulas cara memantau aktivitas akun, langkah untuk menjaga agar tetap aktif, serta manfaat luar biasa yang bisa Anda dapatkan dari akun ini
 

21 Desember 2024

Serah Terima Robot ATM oleh Rahmat, Ketua Yayasan Wisnu Utama Raflesia Kepada Kepala SMPN 02 Kota Bengkulu

 


Serah Terima Robot ATM oleh Rahmat, Ketua Yayasan Wisnu Utama Raflesia Kepada Kepala SMPN 02 Kota Bengkulu
Rabu, 11 Desember 2024 - Kota Bengkulu



Pada Rabu, 11 Desember 2024, bertempat di ruang Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, telah berlangsung acara serah terima robot ATM dari Ketua Yayasan Wisnu Utama Raflesia, Bapak Rahmat, kepada Kepala SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, Ibu Mala Hartati. Robot ATM tersebut dihadirkan sebagai salah satu alat pembelajaran untuk memperkenalkan konsep teknologi terbaru kepada pelajar dan mendukung perkembangan keterampilan di bidang robotik dan pemrograman. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Yayasan Wisnu Utama Raflesia, sejumlah guru, dan siswa SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, serta orang tua murid yang sangat antusias mengikuti jalannya acara.

Pemberian Robot ATM Sebagai Dukungan Pembelajaran Teknologi

Robot ATM yang diserahkan ini bukan hanya sekadar alat pembelajaran biasa. Lebih dari itu, robot ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan teknologi yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam sektor perbankan. Melalui alat ini, para siswa di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu diharapkan dapat memahami berbagai aspek teknologi perbankan modern, termasuk sistem transaksi, pengenalan perangkat keras, serta cara kerja ATM yang semakin berkembang.

Bapak Rahmat dalam sambutannya menyatakan, “Kami sangat bangga dapat memberikan robot ATM ini kepada SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Pemberian robot ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak kita kepada teknologi yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, dan sekaligus memberikan mereka pemahaman yang lebih baik tentang dunia perbankan serta teknologi otomasi.” Beliau menekankan bahwa pengenalan teknologi tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang bersifat teknis, tetapi juga untuk membekali pelajar dengan keterampilan yang diperlukan dalam dunia kerja yang terus berkembang.

Kepala Sekolah Sambut Antusiasme Pelajar dan Guru

Ibu Mala Hartati, Kepala SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Yayasan Wisnu Utama Raflesia atas dukungannya dalam memberikan fasilitas pembelajaran tersebut. “Kami sangat mengapresiasi Yayasan Wisnu Utama Raflesia yang telah memberikan fasilitas yang luar biasa ini. Robot ATM ini akan menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi siswa kami untuk memahami lebih dalam tentang sistem teknologi, khususnya yang terkait dengan teknologi finansial. Kami berharap para siswa akan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya dan bisa menjadikannya inspirasi dalam mengembangkan keterampilan teknologi di masa depan,” ungkap Ibu Mala Hartati.

Lebih lanjut, Ibu Mala juga menekankan pentingnya peningkatan keterampilan digital di kalangan pelajar. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, menurutnya, siswa yang memiliki keterampilan IT yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan dunia global di masa depan. Ia berharap SMP Negeri 2 Kota Bengkulu dapat terus menjadi pionir dalam pendidikan berbasis teknologi di Kota Bengkulu.

Demonstrasi Robot ATM yang Menarik Minat Siswa

Selama acara serah terima, tidak hanya dilakukan prosesi penyerahan, tetapi juga ada demo langsung mengenai cara kerja robot ATM. Siswa-siswa SMP Negeri 2 Kota Bengkulu yang hadir sangat antusias mengikuti demonstrasi tersebut. Tim dari Yayasan Wisnu Utama Raflesia menjelaskan secara rinci cara robot ATM beroperasi, bagaimana perangkat lunaknya dikendalikan, dan berbagai fitur yang dimiliki oleh robot ini. Siswa juga diberikan kesempatan untuk mencoba menjalankan robot tersebut di bawah bimbingan para pengajar dari Yayasan Wisnu Utama Raflesia. Antusiasme siswa pun terlihat jelas saat mereka mencoba memprogram robot dan memahami alur sistem yang ada dalam robot ATM tersebut.

Banyak siswa yang mengungkapkan kegembiraan mereka dengan peluang ini. Salah satu siswa, Fatimah (14 tahun), yang turut menyaksikan serah terima robot ATM, mengungkapkan, “Saya senang sekali bisa melihat robot ATM bekerja langsung di depan saya. Saya ingin belajar lebih banyak tentang cara kerjanya dan mungkin suatu hari nanti bisa membuat robot seperti ini sendiri.” Tidak hanya Fatimah, sebagian besar siswa lainnya juga menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap teknologi yang diperkenalkan.

Kerjasama yang Menguntungkan bagi Pendidikan dan Masa Depan Siswa

Kerjasama antara Yayasan Wisnu Utama Raflesia dan SMP Negeri 2 Kota Bengkulu ini bertujuan untuk mendukung program pengembangan keterampilan di bidang teknologi dan robotik yang lebih maju. Selain memberikan fasilitas robot ATM, Yayasan Wisnu Utama Raflesia juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan lanjutan dan mengadakan lomba-lomba inovasi yang melibatkan siswa-siswa SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Pelatihan ini akan berfokus pada pemrograman komputer, desain robotik, serta pengembangan aplikasi yang dapat digunakan dalam kehidupan nyata.

“Saya sangat berharap, dengan adanya robot ATM ini, bukan hanya siswa kami yang bisa memperoleh manfaat, tetapi juga sebagai inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Bengkulu untuk melakukan hal yang serupa. Kolaborasi ini adalah langkah awal yang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi di daerah kami,” ungkap Ibu Mala Hartati.

Mencetak Generasi Muda yang Siap Menghadapi Tantangan Zaman

Melalui kerjasama ini, Yayasan Wisnu Utama Raflesia dan SMP Negeri 2 Kota Bengkulu berharap dapat mendorong pelajar untuk lebih siap menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam menguasai teknologi informasi dan robotik. Kompetensi di bidang teknologi ini menjadi semakin penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi yang membawa dampak besar pada berbagai sektor kehidupan. Dengan pembekalan yang tepat, para pelajar di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu diharapkan dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap berinovasi dan mengembangkan teknologi untuk kemajuan bangsa.

Secara keseluruhan, acara serah terima robot ATM ini menandai awal yang positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu dan menciptakan keterampilan baru bagi para pelajarnya. Diharapkan kedepannya, kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi berbagai program inovasi lainnya yang mendukung dunia pendidikan di Bengkulu.

Membangun Harapan melalui Prestasi: Kisah Nadhillah Syahirah Apriansyah

 


Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh seorang siswa inspiratif dari SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Nadhillah Syahirah Apriansyah berhasil mencatat sejarah di sekolahnya sebagai peraih nilai paralel tertinggi secara konsisten sejak kelas 7 hingga kelas 9. Keberhasilan ini meneguhkan komitmen dan dedikasi dalam perjalanan akademiknya.

Sikap pantang menyerah serta semangat belajar yang tinggi menjadi fondasi kesuksesan Nadhillah. Dalam kurun waktu tiga tahun, ia terus menunjukkan kemampuan luar biasa di setiap bidang mata pelajaran. Tak hanya unggul dalam akademik, Nadhillah juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler

Nadhillah Syahirah Apriansyah, siswa kelas 9K, adalah sosok pelajar yang memiliki segudang prestasi sejak berada di kelas 7. Di bawah bimbingan orang tua yang penuh perhatian dan dukungan, ia telah menunjukkan bakat dan talenta luar biasa di berbagai bidang. Selain unggul secara akademik, Nadhillah juga dikenal memiliki kemauan belajar yang sangat tinggi, dedikasi kuat, dan semangat yang tidak pernah surut untuk mencapai tujuannya. Ia kerap menjadi contoh bagi teman-temannya, baik dalam hal prestasi maupun sikap disiplin. Motto hidupnya, "Selalu berusaha lebih baik dari kemarin," menjadi pegangan utamanya dalam menjalani proses belajar dan kehidupannya sehari-hari. 

Nadhillah juga dikenal sebagai individu yang selalu rendah hati. Meskipun sering mendapat penghargaan, ia tetap menjadikan orang-orang di sekitarnya sebagai sumber kekuatan dan motivasi. “Dukungan keluarga, teman-teman, dan guru saya adalah alasan di balik segala pencapaian ini. Tanpa mereka, saya tidak mungkin berada di titik ini,” tambahnya sambil tersenyum hangat.

Kisah hidup Nadhillah Syahirah Apriansyah adalah bukti bahwa semangat dan kebaikan dapat menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan perubahan positif. Di tengah dunia yang sering kali lupa akan nilai-nilai sederhana seperti kesungguhan dan kasih sayang, Nadhillah menjadi pengingat bahwa setiap mimpi bisa diwujudkan, asalkan disertai usaha dan niat yang tulus.

Semoga jejak langkahnya terus menjadi inspirasi bagi generasi muda, mengingatkan kita semua bahwa masa depan yang lebih baik selalu ada di tangan mereka yang mau berjuang dengan hati penuh cinta dan dedikasi.